Bekatul Bukan Dedak
"jangan ragu mengkonsumsi bekatul soalnya bekatul bukanlah dedak walaupun sama sama berasal dari padi" demikian ditegaskan Prof. Dr. Bambang Wirjatmadi, MS, MCN, Ph.D (nutrisionist) kepada Tabloid CANTIQ, Edisi 148 - 1 Juni 2010.
Dedak merupakan hasil penggilingan padi yang pertama dan berwarna kekuningan dan kasar. sedangkan bekatul adalah hasil penggilingan padi yang kedua berwarna putih kekuningan dengan tekstur yang halus.
Bekatul secara umum mengandung protein, mineral, asam lemak esensial, Phytosterols, Polyphenols, Phospholipids, Beta-Sitosterol, Co-Enzyme Q10, Omega 3 Fatty Acids, Omega 6 Fatty Acids dan Oleic Acids, dietery fibres (serat pencernaan), Vitamin E Complex (Tocopherols, Tocotrienols, Gamma-Oryzanol), Vitamin B Complex (B1, B2, B3, B5, B6 dan Vitamin B15/Pangamic Acids/Vital Antioksidan), serta nutrisi penting lainnya.
Di Indonesia, Letkol TNI (Purn) dr. Yusuf Nursalim atau yang lebih dikenal dengan panggilan dr. Liem, merupakan pionir dalam penelitian dan pengobatan dengan bekatul. Berdasarkan pengalaman dr. Liem (produk bekatulnya bisa anda lihat di apotik AMANI) mengobati pasien-pasiennya selama 30 tahun, beberapa keluhan atau penyakit di bawah ini dapat sembuh dengan bantuan bekatul.
1. Asma (Asthma Bronchiale)
2. Kencing Manis (Diabetes Mellitus)
3. Penyakit Jantung (Arteriosclerosis, Heart Infarct, Coronary Insufficiency)
4. Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)
5. Kadar Kolesterol Tinggi (Hiperkolesterol)
6. Gondok (Basedov, Hipertiroid)
7. Kista Ovarium (Indung Telur)
8. Kegemukan (Obesitas)
9. Meningkatkan gairah seksual (Libido) dan kesuburan
10. Meningkatkan daya tahan fisik (Ausdauer)
11. Sembelit (Konstipasi, Obstipasi)
12. Rasa pegal pada otot, encok, rematik
13. Memperbaiki fungsi hati (Sirosis Hati)
14. Mencegah penuaan dini
15. Mencegah kanker usus besar (Kanker Colon)
16. Sering berdebar, telapak tangan dan kaki sering berkeringat
17. Mengatasi haid yang tidak teratur yang disertai rasa sakit
18. Mengatasi gangguan pada pencernaan.
Manfaat Bekatul
Bekatul adalah kulit ari beras terdalam hasil penggilingan padi yang kedua. Di ayak serta diolah secara higienis sehingga menghasilkan tepung cereal yang siap konsumsi.
Manfaat bekatul bagi kesehatan tidak hanya disebabkan kandungan Vit. B kompleks (Vit. B1, B2, B3, B5, B6) dan tokoferolnya saja. bekatul juga mengandung asam amino lisin. Protein rice bran lebih tinggi dibanding kedelai, jagung dan terigu.
Bekatul juga mengandung komponen bioaktif pangan antioksidan tokoferol (vit. E), toko trienol, oryzanol dan pangamic acid (vit. B 15) yang sangat berguna untuk menurunkan kadar kolesterol darah, mencegah terjadinya kanker dan memperlancar sekresi hormonal.
Bekatul ampuh menurunkan berat badan (obesitas), menormalkan tekanan darah, menurunkan kadar gula darah, mengatasi kolesterol tinggi, membuat daya tahan tubuh lebih kuat dan fit. Lebih detailnya adalah :
1. Serat pangan untuk melancarkan pencernaan
Menurut Dr. David Reuben, serat pangan yang dimaksud dalam makanan sehari-hari dapat berasal dari sayur-sayuran, buah-buahan, dan yang terpenting adalah serat pangan yang berasal dari rice bran. Serat pangan dalam rice bran ini trerbukti mengurangi resiko terkena penyakit susah buang air besar, wasir, radang usus buntu, kolesterol, darah tinggi, kanker usus besar dan resiko terkena serangan jantung.
2. Antioksidan untuk mencegah pembentukan radikal bebas
Bekatul mengandung vitamin E, B kompleks, komponen tokoferol, tokotrianol, oryzanol yang berperan sebagai antioksidan. Zat-zat tersebut bersifat hipokolesterolemik sehingga dapat menurunkan kadar kolesterol darah. Selain itu juga menghambat pertumbuhan sel kanker.
3. Pangamic Acid untuk mengobati berbagai penyakit
Vitamin B15 atau pangamic acid terutama berfungsi sebagai donor metil yang membantu di dalam pembentukan asam amino tertentu seperti metionin. Vitamin B15 dapat membantu penyembuhan beberapa penyakit seperti diabetes, hipertensi, tekanan darah tinggi, pengapuran pembuluh darah, serangan jantung karena penyumbatan pembuluh darah, asma bronkhiale dan sirosis hepatitis.
Selain bermanfaat untuk mencegah dan membantu penyembuhan aneka penyakit, rice bran ampuh menurunkan berat badan (obesitas), dan membuat daya tahan tubuh lebih kuat dan fit. Bekatul juga membantu meningkatkan kesuburan dan menyembuhkan penyakit gondok.
(Sumber : Dr. Ir. Evy Damayanthi, MS, dr. Liem Tiong Tjing, Lily Arbianto, Rice Bran, Penerbit Penebar Plus, Jakarta, 2007)
RESEP BEKATUL ORGANIK
Resep Praktis
Minuman Bekatul (Rice Bran) :
Seduh 15 gram (1 sdm full sampai munjung) bekatul dengan air panas, tambahkan 15 cc madu dan garam. Minum selagi hangat.
Catatan :
Organic Rice bran sudah diolah sehingga siap saji, sehingga bisa langsung dikonsumsi cukup dengan menambahnya di aneka minuman seperti susu, wedang jahe, kopi dlsb.
Bagi yang sedang diet, campurkan 15 gr Rice bran dengan 1 sachet energen. Jadikan menu sarapan anda.
Untuk membuat nasi beras tumbuk, campurkan rice bran dengan beras yang akan anda masak.
Jus Taoge dan Nanas
Bahan :
Taoge, 150 gram, seduh dengan air mendidih, lalu tiriskan. Nanas 1 buah, dikupas, dicuci dengan sedikit garam lalu potong kecil-kecil, Bekatul 1 sdm (15 gram), air 750 cc, gula/madu secukupnya.
Cara membuat :
Blender taoge dan nanas bersamaan, tambahkan air lalu saring. Tambahkan bekatul, gula/madu. Sajikan dalam keadaan dingin.
Efek Awal Mengonsumsi Bekatul
·Pada permulaan pemakaian bekatul terkadang menimbulkan diare, tetapi selanjutnya akan biasa lagi. Bila masih diare, dosisnya dikurangi, misalnya pagi 1/2 sdm, sore/malam 1/2 sdm (untuk penyesuaian).
·Terkadang susah buang air besar (sangat jarang terjadi). Jika hal ini terjadi, disarankan untuk banyak makan sayuran, papaya, atau dicampur agar-agar.
Terkadang memberikan rasa mual bagi penderita maag. Disarankan memakan bekatul lebih encer dan jangan dimakan sekaligus (misalnya 1 sdm dicampur dengan 1 gelas air minum) atau memakannya dicampur dengan agar-agar. Dengan cara ini, sakit maag yang timbul akan berkurang, bahkan sembuh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar